BERBAGI

Apa itu developer? Developer adalah seorang programmer yang sudah terlatih, mereka tidak hanya menyelesaikan masalah, namun juga membangun suatu produk. Mereka melakukannya sesuai dengan prinsip-prinsip desain dan implementasi rekayasa perangkat lunak, termasuk hal-hal seperti kinerja, maintainability, skalabilitas dan ketahanan dalam membangun sebuah proyek software dengan mengandalkan bahasa pemrogram komputer.

Sehingga dilihat pengertian diatas ini, bahwa Industri teknologi terutama di papua sangat minim, sementara di beberapa tempat di luar papua startup di bidang teknologi sedang berkembang dengan pesat.

wah.. hal ini terbukti jelas dengan munculnya beberapa perusahan atau industri IT “raksasa” di indonesia terutama di tanah jawa dan beberapa tempat di luar papua seperti Traveloka, Tokopedia, Go-jek dan lainnya. Jika dilihat bahwa perkembangan teknologi dan informasi akan terus berkembang dalam beberapa tahun kedepan.

Sudah siapkah kita di papua?

Oo.. io adoo ini ada kabar bahwa Presiden Indonesia berencana untuk menjadikan Indonesia sebagai pemegang ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Maka untuk mendukung program itu Kementrian Komunikasi dan Informatika akan mewujudkan visi itu di tahun 2020 mendatang.

Hal ini merupakan kabar bahagia bagi para developer di negara ini, namun kita di papua belum siap menerima kabar ini karena belum banyak bahkan hampir tidak ada developer dari anak asli papua sendiri yang bisa bersaing dan berkarir di industri teknologi.

Saya melihat bahwa mahasiswa papua yang menekuni di bidang sospol, hukum, pemerintah dan yang lainnya sudah cukup banyak, sementara minat untuk belajar di bidang IT sangat kurang bahkan tidak ada mungkin karena latar belakang pendidikan di papua atau karena apa? Entahlah!

Hal ini merupakan kekurangan serius dalam sumber daya manusia papua di bidang teknologi, sehingga akan membuat pertumbuhan startup teknologi di papua akan menjadi lambat.

Harapan saya, ingin sekali saya melihat developer papua menjadi raja teknologi di atas tanahnya sendiri.

Bukankah begitu? Sahabat!

****
Penulis adalah : Alumni STMIK AKAKOM, Yogyakarta yang sedang menekuni dan mengembangkan teknologi web dan mobile.

Print Friendly, PDF & Email

2 KOMENTAR

  1. Sangat setuju sekali dengan apa yang sodara sampaikan memang saat ini sangat2 minim sekali Developer dari Papua. Bisa dilihat saat ini utk membuat dan menangani berbagai aplikasi di berbagai instansi yang ada di Papua sebagian besar berasal dari luar Papua dan kebanyakan Developer dari pulau Jawa. Ini tentu tidak lepas juga dari kualitas kita sendiri di Papua, sebelumnya saya mohon maaf yang sebesar – besarnya kalau mau jujur berdasarkan pengalaman saya selama 10 tahun terakhir ini berkecimpung di dunia kursus dan pemrograman, adik-adik kita yang sudah hampir selesai kuliah banyak yang belum menguasai HTML dasar apalagi dipaksa untuk mendevelop sebuah aplikasi menggunakan PHP dan MySql/ SQL Server . Perlu ada suatu perubahan . Dalam hal ini saya sama tidak bermaksud untuk mempersalahkan pihak2 tertentu tetapi ini hanya berdasarkan apa yang saya alami sebagai Instruktur Kursus.

TINGGALKAN BALASAN